9 Cara Anak jadi Kreatif di Ulang Tahun Google

Diposting oleh:

Bakat Anak –  Apa inspirasi kreatif yang bisa kita petik dari ulang tahun Google ke-17?

Selamat ulang tahun Google! Ulang tahunnya kali ini cukup spesial, karena selain baru saja mendapatkan logo terbarunya, Google kini menginjak usia 17 tahun! Sweet seventeen yang diinjaknya pada tanggal 27 September menunjukkan sepak terjang perusahaan penyedia layanan terkait internet ini. Dikenal karena kreativitasnya, apa rahasia Google dalam mencipta berbagai inovasi baru?

bakat anak ulang tahun google

Google yang didirikan Larry Page dan Sergey Brin pada 4 September 1998 ini sebenarnya punya berbagai edisi tanggal lahir. Secara resmi, perusahaan ini memang didirikan tanggal 4 September, namun dalam beberapa kesempatan, ulang tahun Google dirayakan pada tanggal-tanggal yang berbeda. Baru pada saat Google merayakan ulang tahunnya yang ke-8, tanggalnya ditentukan, yakni tanggal ulang tahun yang sama dengan ulang tahun Google ke-17.

Kreativitas sebagai modal dasar untuk mencipta inovasi baru di Google tak lepas dari sentuhan tangan Frederik Pferdt. Pferdt adalah kepala program kreativitas dan inovasi Google, yang juga menggagas Google Garage, wahana yang mendorong bermain sebagai cara menyelesaikan masalah. Dilansir dari Financial Review, Pferdt membagikan 9 prinsip mendulang kreativitas di Google, yang juga bisa Ayah Ibu terapkan dalam pengembangan bakat anak. Apa saja?

Kemerdekaan. Salah satu praktik paling terkenal dalam bekerja di Google adalah kemerdekaan untuk menggunakan 20 persen waktu kerja untuk menggagas proyek yang dipilih sendiri dan diminati oleh para karyawannya. Bisa dibilang, ini adalah kado ulang tahun Google yang paling manis karena para karyawan dapat menginvestasikan waktunya untuk tidak sekadar bekerja saja, tetapi mengembangkan diri melalui proyek kesukaannya. Gmail, layanan surat elektronik yang mungkin Anda sedang pakai saat ini, merupakan hasil dari kemerdekaan tersebut.

Kepercayaan. Kemerdekaan tidak akan diberikan bagi para karyawan di Google saat perusahaan tidak memiliki keyakinan bahwa orang-orang di dalamnya kreatif. Oleh karena itu, sama seperti bagaimana Google memberi kepercayaan kepada para karyawannya, Ayah Ibu perlu percaya pada anak untuk mengembangkan diri sesuai minat dan bidang bakat yang dipilihnya.

Keterbukaan. Salah satu cara agar kepercayaan tumbuh di salah satu penyedia jasa terkait internet terbesar di dunia ini, adalah dengan terbuka satu sama lain. Para karyawan berbagi ide serta kemajuan proyek yang sedang mereka kerjakan, dan alhasil, keterbukaan ini seringkali menghasilkan kolaborasi. Pantaslah prinsip ini turut andil dalam mengantarkan hingga ulang tahun Google ke-17. Sudahkah kita mau membuka diri dan menerima minat dan bidang bakat yang anak pilih?

Umpan balik. Tidak ada karya yang apik tanpa umpan balik yang tepat, dan Google pun melakukannya, dalam survei karyawan “Googlegeist”. Memberikan umpan balik yang tepat pada karya anak perlu Ayah Ibu lakukan agar anak dapat mengoptimasi daya cipta sekaligus meningkatkan kualitas karyanya. Caranya bagaimana? Bisa dibaca di artikel berikut.

Misi. Dalam berkreasi dan berkarya, pada akhirnya anak akan merumuskan misi personalnya sendiri. Namun secara umum, seperti bagaimana Google memberikan sumbangsih untuk menata informasi yang tersebar di dunia maya, misi personal saat anak berkarya adalah lebih dari sekadar memuaskan diri sendiri. Misi tersebut adalah membuat sekeliling anak bahagia, termasuk Anda sebagai orangtuanya. Misi menjadikan proses belajar dan pengembangan anak bermakna.

Bermain! Google Garage yang digagas Frederik Pferdt bisa jadi sebuah kado tak terlupakan untuk ulang tahun Google. Di sini ia mengajak para karyawan untuk bermain-main dengan ide mereka, layaknya seorang anak yang bermain dengan riang gembira. Pferdt pun berujar, “Anak-anak dapat bermimpi besar. Bermain membuat Anda mencoba berbagai hal baru dalam sudut pandang baru.” Apa artinya? Dalam bermain, anak pun belajar menjadi kreatif.

Berpikir jauh. Kadang sebuah ide terdengar sepele, namun Google belajar untuk tidak meremehkan sebuah ide. Sama seperti benih kecil yang dirawat dan dipupuk, lalu tumbuh menjadi pohon besar yang rindang dan memberikan kesejukan. Itulah sebabnya, sekecil apapun ide anak dalam berkarya, kita perlu menghargai dan memberikan apresiasi terhadap usahanya.

Merancang. Salah satu kiat menjadi kreatif yang diimplementasikan oleh Google adalah mengajak para karyawannya untuk segera mengeksekusi idenya dalam bentuk rancangan atau prototipe. Apapun hasilnya, rancangan yang dibuat memberikan jalan untuk berbagai umpan balik konstruktif, yang menjadi bahan bakar untuk semakin mematangkan sebuah ide. Niat saja belum cukup: tantang anak untuk membuat karya pertamanya.

Kenyamanan. Menjadi kreatif seringkali diasosiasikan dengan mencoba hal-hal dan ide-ide baru, yang belum tentu berhasil dan dapat dipetik hasilnya. Dalam berbagai proses uji coba, karyawan Google pun mengalami berbagai kegagalan. Namun mereka tidak khawatir, dan demikianlah juga hal yang perlu anak Anda rasakan saat berkarya. Jangan hantui mereka dengan tuntutan keberhasilan, atau penilaian yang menghakimi.

Apa satu dari sembilan prinsip menjadi kreatif di Google yang sudah menjadi budaya di rumah Ayah Ibu?

 

Foto oleh epSos.de

 

Toko Takita | Tempat Belanja Alat Belajar dan Bakat Anak

One thought on “9 Cara Anak jadi Kreatif di Ulang Tahun Google”

Leave a Reply

Toko Takita | Tempat Belanja Alat Belajar dan Bakat Anak
 icon
 icon
rss