Sudah Siap Lakukan 5 Hal ini di Hari Pertama Sekolah Anak?

Diposting oleh:

Bakat Anak – Apa persiapan Ayah Ibu di hari pertama sekolah anak?

Meskipun kita mengalaminya setiap tahun, hari pertama sekolah anak akan selalu menjadi momen yang mendebarkan. Bahkan, hal tersebut bisa berlangsung selama seminggu. Orangtua akan antusias karena anak akan mengalami petualangan baru di sekolah dan kelas barunya, bersama-sama dengan teman-teman dan guru yang baru.

bakat anak hari pertama sekolah 3

Namun antusiasme tersebut seringkali bersimpangan dengan beragam kekhawatiran. Kita pasti memilih sekolah yang kira-kira cocok untuk anak, namun sebagaimana sebuah lingkungan baru, anak tentu akan belajar beradaptasi, seperti halnya seorang petualang yang menjelajahi belantara baru. Anak akan melihat banyak hal yang mungkin membuatnya takjub sekaligus terkejut di hari pertama sekolah.

Anak yang lebih kecil belajar menyesuaikan diri dengan berada di luar rumah, atau jam sekolah yang lebih lama. Sedangkan anak yang lebih besar mungkin merindukan sahabat di kelasnya terdahulu, yang ternyata sekadang berbeda kelas dengannya. Sebagian kecil – mungkin termasuk anak Anda – mengalami apa yang namanya pindah sekolah. Nah, apa yang kira-kira dapat Ayah Ibu lakukan agar anak dapat menghadapi hari pertama ia sekolah dengan antusias?

Lima hal ini dapat Ayah Ibu lakukan di hari pertama sekolah anak, atau bahkan dapat dilakukan di minggu-minggu pertama tahun ajaran baru, jika kita belum sempat melakukan semuanya.

5-hal-hari-pertama-sekolah

1. Bangun lebih pagi

Kita mungkin bangun cukup pagi untuk berangkat kerja, namun mungkin kita belum membiasakan anak bangun cukup pagi untuk bersiap-siap ke sekolah. Atau saat usai tersihir oleh atmosfer liburan, bangun pagi dan bersemangat melakukan segala sesuatu perlu “dihidupkan kembali” di dalam keluarga. Terutama untuk anak yang baru pertama kali mengenal sekolah, Ayah Ibu mungkin akan sedikit direpotkan dengan berbagai pertanyaan dan kekhawatiran anak. “Aku nanti sama siapa di sana?” “Ayah Ibu temani aku, kan?” “Aku mau di rumah saja nonton TV!”

Bangun lebih pagi akan sangat membantu Ayah Ibu membantu anak bersiap-siap – termasuk menghadapi kekhawatiran anak – ke sekolah di hari pertamanya. Bahkan hal-hal kecil seperti menyempatkan sarapan, akan membuat hari pertama anak di sekolah menjadi lebih menyenangkan dan penuh energi. Anak bisa datang tepat waktu, dan Ayah Ibu tak perlu terlambat bekerja.

2. Antar anak ke sekolah, dong!

Hari pertama anak adalah momen spesial, bahkan tahun ini terdapat gerakan dan anjuran untuk mengantar anak di hari pertama sekolah mereka. Tindakan ini memiliki berbagai manfaat; selain Ayah Ibu dapat melakukan dua poin berikutnya di bawah ini, mengantar anak ke sekolah di hari pertamanya berarti turut antusias mengantarkan anak dalam petualangan belajar yang baru.

Sepanjang perjalanan, tunjukkan bahwa Ayah Ibu juga antusias menyambut kesempatan anak untuk belajar hal-hal baru selama setahun ke depan. Jangan menambah kekhawatiran anak dengan menunjukkan kekhawatiran Anda, karena bisa jadi – terutama untuk anak yang lebih kecil – anak bisa jadi urung ke sekolah.

3. Berkelilinglah seputar sekolah

Di hari pertama sekolah anak, Ayah Ibu akan menghadapi salah satu dari dua kejadian berikut. Pertama, anak masuk di sekolah baru yang asing baginya. Saat Anda melihat kecemasan dan kekhawatiran di mata ataupun ekspresi anak, ambil kesempatan tersebut untuk mengajak anak berkeliling sekolah sebelum bel pertama masuk berbunyi. Tunjukkan pada anak halaman sekolah, tempat bermain jika ada, kamar mandi, kelas anak, dan Ayah Ibu bisa membuat janji anak di titik mana Anda menunggu anak pulang, agar anak tidak kebingungan menghampiri Anda.

Kedua, kalau sekolah tempat anak belajar sudah dikenalnya (asumsinya adalah anak naik kelas), sebaliknya Ayah Ibu mungkin mau meminta anak diantar keliling sekolah. Biarkan anak menunjukkan dan menceritakan kepada Anda tempat-tempat kesukaannya, yang akan semakin mengafirmasi semangat dan hal-hal positif yang dilakukannya di sekolah.

4. Temui mitra pendidik anak: guru dan orangtua

Tidak hanya Anda yang bersemangat mengantar anak ke sekolah di hari pertama mereka. Ayah Ibu akan menjumpai banyak orangtua lain dan guru-guru yang sudah menyiapkan sesuatu yang spesial di hari pertama sekolah anak. Ingat bahwa keberhasilan akademik anak di sekolah, tidak hanya bergantung pada guru saja, melainkan kekompakan dan kerjasama antara pihak guru dan orangtua, maupun sesama orangtua. Guru dan orangtua yang lain adalah mitra pendidik anak, yang sama-sama menginginkan anak bahagia dengan belajar di sekolah. Temui dan kenali mereka, dan bangun relasi positif bersama.

5. Ajak anak bercerita sepulang sekolah

Ada banyak sekali pertanyaan keren yang bisa Ayah Ibu ajukan kepada anak selepas hari pertama sekolah mereka beserta manfaatnya. Sebaiknya, fokus untuk menggali kesan positif yang didapat anak di sekolah atau kelas barunya – oleh karena itu, kita perlu belajar cara mengajukan pertanyaan dengan tepat pula. Mengapa kesan positif? Kesan positif (ataupun negatif) menjadi pengalaman yang biasanya melekat di benak anak saat berjumpa atau belajar hal baru, yang berbuah menjadi semangat atau keengganan belajar.

Apa tips Ayah Ibu agar anak dapat memulai tahun ajaran baru dengan antusias?

 

Bekali Diri Anda, Klik dan Unduh Buku-E Panduan Hari Pertama Sekolah

 

 

Foto oleh Nurudin Jauhari

Toko Takita | Tempat Belanja Alat Belajar dan Bakat Anak

Leave a Reply

Toko Takita | Tempat Belanja Alat Belajar dan Bakat Anak
 icon
 icon
rss
Muhammad Yaseer : Saya sudah lama merenungkan kondisi Pendidikan di Indonesia dibandingkan Finlandia. Menurut Saya kompetisi it
Sofi : Saya suka demgam kalimat klo kita bisa berkembang di lingkungan yg kooperatif drpd kompetitif, ini sy alami d
Eda Soetjipto : tips yang menarik dan baik utk dibagikan . saya ibu 3 anak alhamdulillah kami berlima sangat gemar membaca. ye