Menggugat Sistem Sekolah oleh Prince Ea

Diposting oleh:

Apa pendapat Anda tentang video Menggugat Sistem Sekolah dari Prince Ea ini? Silahkan luangkan waktu 5 menit untuk menyaksikannya 

 

Silahkan tuliskan pendapat Anda tentang video Menggugat Sistem Sekolah di kolom komentar.

  1. Apakah Anda setuju atau tidak setuju dengan pesan Menggugat Sistem Sekolah oleh Prince Ea?
  2. Bila setuju, apa pesan paling penting dalam video tersebut?
  3. Bila tidak setuju, bagaimana pendapat Anda tentang sistem sekolah?
  4. Apa yang bisa dilakukan orangtua dalam mengembangkan bakat anak di zaman kreatif?

 

Jangan seragamkan anak karena Anak Bukan Kertas Kosong.
Jangan rampas impian anak karena Bakat Bukan Takdir

Temukan dan kembangkan bakat anak Anda!

Dapatkan buku Anak Bukan Kertas Kosong & Bakat Bukan Takdir

Ikuti #KelasTakita Angkatan Kedua.

Daftar di http://bit.ly/DaftarKelasTakita

Toko Takita | Tempat Belanja Alat Belajar dan Bakat Anak

3 thoughts on “Menggugat Sistem Sekolah oleh Prince Ea”

  1. Syamul Alam says:

    saya setuju dengan gugatan sistem sekolah tersebut. karena peserta didik merupakan generasi muda untuk masa depan. sistem sekolah tersebut hanya memberikan tekanan untuk berkompetisi untuk mendapatkan nilai atau angka yang tinggi dari mata pelajaran tersebut. pada hal anak mamiliki potensi atau bakat yang berbeda-beda. sistem tersebut hanya mematikan kreatifitas dan motivasi anak-anak untuk berkarya. seperti pada ujian test pilihan ganda tersebut. ujian tersebut menginginkan jawaban yang mutlak. yang harus menyerupai isi buku yang mereka pelajari. sehingga timbul rasa takut menjawab pada anak tersebut ketika mereka ragu atau bimbang dalam memilih jawaban tersebut. kalau mereka mengetahui jawaban tersebut. anak tersebut hanya mengetahui peljaran tersebut pada waktu itu saja. tapi, setelah berjalannya waktu anak tersebut akan lupa pelajaran atau jawaban ujian tersebut. jadi, hanya menciptakan daya pikir jangka pendek. sistem pendidikan tersebut mengkibatkan karakter anak yang tidak analisi dalam mencari informasi, takut, dan malas mencari informasi. pada hal kita perlu menciptakan generasi penerus untuk masa depan.

  2. nanang qosidulkhaq says:

    saya sependapat dengan apa yang disampaikan kenapa,karena saya mengalami sendiri bahwa bakat dan kreatifitas harus digali dan diarahkan pada kanal yang benar tapi yang mutlak adalah perhatian orang tua,dan motivasi belajar dari anak itu saling kait berkelindan..dan disesuaikan dengan wilayah demografis siswa itu agar kelak ilmu yg dipelajari bisa diamalkan di masyarakat.ini penting agar mata rantai pendidikan tidak putus dg masyarakat.karena notabene dia akan jadi warga masyarakat..

  3. saya sangat setuju dengan pemaparan di atas. yg menjadi perhatian saya, dgn kondisi sistem pendidikan di Indonesia yg masih mendewakan nilai UN besar untuk BS duduk di Sekolah negeri yg berbasis online sungguh menjadi dilema besar buat banyak orgtua. setiap tahun ajaran baru orgtua dibuat spanneng saat pendaftaran online dibuka. bagaimana kami menyikapinya?

Leave a Reply