Serunya Bikin Kartu Pos Batik di Galeri Indonesia Kaya

Diposting oleh:

Bakat Anak – Selamat Hari Batik Nasional, Ayah Ibu dan teman-teman semua!

Siapa di antara Ayah Ibu yang hari ini mengenakan batik ke tempat kerja? Hari Batik Nasional diperingati, bukan hanya untuk mengenang batik sebagai warisan budaya di masa lampau, namun juga menggunakan dan memeliharanya sebagai warisan budaya untuk masa depan. Karena tak kenal maka tak sayang, sepantasnya kita mengenalkan kepada anak berbagai produk budaya dari Indonesia – mungkin dengan cara-cara yang lebih modern, semisal, dengan mengunjungi Galeri Indonesia Kaya.

Perjumpaan saya dengan seorang teman, Bella, membuat saya mengenal bahwa wahana budaya pun bisa ditemukan di mal, tempat yang biasa dikunjungi saat berakhir pekan. Menarik juga, karena sebenarnya tidak umum untuk sebuah wahana budaya terletak di dalam mal. Kami yang kebetulan janjian untuk bertemu di mal tempat wahana tersebut berada, memutuskan untuk mengunjunginya.

Bella berkisah apabila Galeri Indonesia Kaya kerap digunakan sebagai tempat pertunjukan budaya, baik pemutaran film, pameran, pertunjukan musik dan tari, dan sebagainya. Sayangnya, hari tersebut bukan hari keberuntungan kami. Berbagai pertunjukan budaya tersebut biasanya diadakan pada Sabtu dan Minggu, yang memang cocok dikunjungi oleh keluarga kita.

bakat anak galeri indonesia kaya 1

Sapa Indonesia

Melangkah masuk, kami disambut dengan Sapa Indonesia, beberapa layar multimedia yang menyambut kami dengan ucapan selamat datang. Ucapan selamat datang ini terasa spesial, karena pada layar tersebut tampil pemuda-pemudi, dengan baju adat masing-masing, mengucapkan salam dari bahasa daerah mereka. Hal yang jarang saya dengar di Jakarta, apalagi ada yang berasal dari Jawa Timur. Saya jadi merindukan rumah.

Baju adat yang para muda-mudi tersebut kenakan tak hanya eksklusif milik mereka. Terdapat wahana berjudul Selasar Pakaian Adat, yang bisa Ayah Ibu bersama anak gunakan untuk berfoto menggunakan pakaian adat digital dari seluruh nusantara. Meski tidak nyata, namun ini jadi salah satu kesempatan untuk menunjukkan pada anak bahwa negeri kita itu kaya keragaman.

Kaca Pintar Indonesia, Melodi Alunan Daerah, Ceria Anak Indonesia

Berkeliling, ada banyak sekali wahana budaya berbasis digital yang bisa Ayah Ibu coba bersama anak. Kaca Pintar Indonesia misalnya, menyediakan berbagai informasi seputar objek budaya, dari pariwisata, kesenian, tradisi, serta yang tak kalah menarik, kuliner! Ini bisa menjadi sumber pengetahuan baru yang bisa anak telusuri lebih jauh nanti di rumah, setelah menyaksikannya langsung di Galeri Indonesia Kaya.

bakat anak galeri indonesia kaya 2

Bagi anak yang gemar maupun tertarik dengan bidang bakat musik, Melodi Alunan Daerah bisa menjadi wahana interaktif yang melantunkan lagu-lagu daerah, disertai alat musik daerah berbentuk digital yang bisa anak mainkan secara langsung. Saya berkesempatan untuk mencoba memainkan lagu Gundul-Gundul Pacul, lagu yang sudah jarang saya dengar semenjak masa sekolah.

Tak kalah menariknya juga, adalah Ceria Anak Indonesia, wahana budaya berbasis digital yang menyediakan congklak virtual yang bisa dimainkan melalui layar sentuh. Ini menjadi temu kangen bagi Ayah Ibu yang pernah memainkannya di masa kecil. Hati-hati, nanti setelah main bersama anak, Ayah Ibu langsung berburu congklak aslinya buat dimainkan di rumah, hehehe.

Kartu Pos Batik

Bella dan saya pun menemukan sebuah wahana interaktif yang menarik, yakni kartu pos batik. Di sini, kami bisa memilih warna dasar, motif batik, serta ornamen yang kami suka untuk kemudian dicetak sebagai kartu pos, gratis! Kami pun asyik memilah-milah mana paduan yang cocok untuk dicetak. Hasilnya nanti bisa diambil di pintu masuk.

Kita memang sudah mengenal teknik batik print, namun mencetak pola batik di atas kertas menjadi pengalaman tersendiri. Kerumitan pembuatan batiknya memang tak terasa, namun sebagai sebuah kenang-kenangan, kartu pos batik ini bisa menjadi buah tangan yang cocok. Baik sebagai koleksi, maupun dikirimkan ke luar negeri. Ini dia kartu pos batik bikinan Bella (dan saya). Lumayan kan, untuk merayakan Hari Batik Nasional?

bakat anak kartu pos batik

Sebelum berjalan keluar Galeri Indonesia Kaya, kami disuguhi pemandangan berupa rak-rak berisi berbagai cendera mata dari berbagai daerah. Kebanyakan sudah diadaptasi sesuai perkembangan zaman, sehingga produk budaya yang kami lihat dikemas secara modern dan apik. Selepas area cendera mata, ternyata kami berjumpa kembali dengan Sapa Indonesia, yang kini ucapkan sampai jumpa dalam berbagai bahasa daerah.

Informasi terbaru seputar Galeri Indonesia Kaya yang menghuni West Mall Grand Indonesia lantai 8 ini, dapat Ayah Ibu simak di beberapa kanal, seperti situs Galeri Indonesia Kaya, maupun akun media sosial mereka, seperti Facebook, Twitter, dan Instagram. Sehingga, Ayah Ibu bisa membahas dengan anak mana pertunjukan yang sekiranya anak ingin tonton bersama Anda. Atau, siapa tahu anak ingin punya kartu pos batiknya sendiri!

 

Bagaimana keluarga Anda merayakan Hari Batik Nasional?

 

Dokumentasi oleh Galeri Indonesia Kaya

Foto kartu pos batik oleh @bellazoditama

Toko Takita | Tempat Belanja Alat Belajar dan Bakat Anak

One thought on “Serunya Bikin Kartu Pos Batik di Galeri Indonesia Kaya”

Leave a Reply

Toko Takita | Tempat Belanja Alat Belajar dan Bakat Anak
 icon
 icon
rss
Muhammad Yaseer : Saya sudah lama merenungkan kondisi Pendidikan di Indonesia dibandingkan Finlandia. Menurut Saya kompetisi it
Sofi : Saya suka demgam kalimat klo kita bisa berkembang di lingkungan yg kooperatif drpd kompetitif, ini sy alami d
Eda Soetjipto : tips yang menarik dan baik utk dibagikan . saya ibu 3 anak alhamdulillah kami berlima sangat gemar membaca. ye